Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Sampai 800 Meter

1 week ago 35

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Sampai 800 Meter

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi: Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus. ANTARA/HO-Badan Geologi/aa.

jpnn.com - KUPANG - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Kamis (4/6) siang dengan melontarkan abu vulkanik setinggi 800 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pemantau Gunung Lewotobi Laki-Laki Herman Yosef S Mboro mengatakan erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 11 milimeter dan durasi kurang lebih 3 menit 57 detik.

"Erupsi terjadi sekitar pukul 10.34 WITA dengan ketinggian erupsi mencapai kurang lebih 2.384 meter di atas permukaan laut (mdpl)," katanya dalam laporan yang diterima di Kupang, Kamis (4/6).

Dia menjelaskan bahwa berdasar hasil pengamatan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat. Menurut dia, saat ini status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Status Level III (Siaga).

Pihaknya mengeluarkan rekomendasi, antara lain masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah (pemda) serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Selain itu masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, diimbau memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) akan selalu berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT dan Satlak Penanggulangan Bencana (PB) setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki. (antara/jpnn)

Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi lagi pada Kamis pagi, dengan melontarkan abu vulkanik sampai 800 meter di atas puncak.


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |