GMNI Jakarta Soroti Aksi Militerisme, Minta TNI Fokus Urus Pertahanan

1 week ago 34

GMNI Jakarta Soroti Aksi Militerisme, Minta TNI Fokus Urus Pertahanan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi militer. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta menyoroti maraknya aksi militerisme yang diduga dilakukan TNI kepada warga sipil.

Ketua DPD GMNI DKI Jakarta Deodatus Sunda Se mendesak agar TNI segera menghentikan aksi kekerasan yang terus berulang kepada masyarakat dan fokus kepada tugas utamanya untuk menjaga pertahanan.

Dendy juga menyoroti aksi kriminal dari dua anggota TNI Serka DS dan Serka AS yang diduga bersekongkol dan melakukan perampokan di Lebak, Banten.

Dia menjelaskan perbuatan kedua pelaku sangatlah keji karena dilakukan dengan cara menyamar menyekap hingga merapas seluruh harta milik korban.

"Rentetan peristiwa kekerasan, kriminalitas aparat hingga perluasan struktur militer ke ranah domestik yang merampas hak ekonomi rakyat kecil kian membabi buta," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6).

"Pola-pola represif dan superioritas militer yang menyerupai era kelam Orde Baru kini nyata-nyata dihidupkan kembali di tanah Banten," imbuhnya.

Selain itu, GMNI Jakarta juga menyoroti penggusuran dan perampasan lahan milik masyarakat Desa Rancapinang, Pandeglang, Banten, diduga untuk pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Kodam).

Dendy menegaskan pihaknya menolak keras rencana pembangunan Kodam di atas tanah milik warga Desa Rancapinang. Ia menilai pembangunan pangkalan militer baru di tengah pemukiman sipil dengan cara merampas hak atas tanah rakyat adalah bentuk neokolonialisme.

GMNI menyoroti maraknya aksi militerisme dan meminta TNI fokus mengurus pertahanan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |