jpnn.com - Merek mobil baru hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover (JLR), yaitu Freelander, bersiap memasuki babak penting.
Tak lagi hanya mengincar pasar domestik Tiongkok, Freelander justru akan memulai langkah globalnya dari Timur Tengah pada 2026.
Pergeseran strategi itu menandai arah baru bagi kemitraan Chery–JLR yang telah terjalin lebih dari satu dekade.
Model pertama Freelander akan hadir dalam wujud SUV besar dengan panjang sekitar 5,1 meter.
Kendaraan disiapkan dengan dua pilihan elektrifikasi, yakni battery electric vehicle (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV), menegaskan ambisi keduanya di segmen kendaraan listrik kelas atas.
Sebelumnya, Freelander disebut-sebut akan fokus di Tiongkok.
Namun, keputusan Chery mengonfirmasi debut perdana di Timur Tengah menunjukkan adanya kesepakatan strategis baru dengan JLR.
Langkah tersebut juga datang di tengah perubahan besar pada usaha patungan Chery Jaguar Land Rover (CJLR).











































