Belum Ada Laporan Orang Meninggal Akibat Virus Super Flu

18 hours ago 28

Belum Ada Laporan Orang Meninggal Akibat Virus Super Flu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi seorang perempuan yang sedang flu Dan batuk. Foto: ANTARA/HO-CBCOMM

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan super flu bukanlah virus baru, melainkan jenis influenza yang telah ada dan dikenal selama puluhan tahun.

Hal ini Budi katakan setelah di beberapa daerah melaporkan adanya penularan kasus virus super flu.

"Super flu itu sebenarnya influenza A istilahnya. Ini sudah ada puluhan tahun, nama virusnya H3N2, itu sudah ada puluhan tahun cuma ini varian baru," ujar Budi dikutip Sabtu (10/1).

Budi menuturkan langkah pencegahan super flu pada dasarnya sama seperti influenza pada umumnya, termasuk menjaga kebersihan dan menggunakan masker bila sedang sakit.

Bahkan Budi menegaskan, hingga saat ini belum ada pasien yang meninggal dunia akibat terpapar virus super flu ini.

"Belum ada yang dilaporkan meninggal karena ini memang flu seperti yang biasa," ucapnya.

Dia mengatakan super flu berbeda dengan COVID-19 yang merupakan virus baru.

Karena virus influenza telah lama dikenal, terlebih daya tahan tubuh manusia terhadap virus tersebut juga sudah terbentuk.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut hingga saat ini belum ada pasien yang meninggal dunia akibat terpapar virus super flu ini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |