jpnn.com, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi memutuskan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat (20/3/2026). Keputusan itu merupakan hasil rukyatulhilal pada Rabu (18/3/2026) yang ternyata tidak melihat bulan sabit awal Syawal.
Karena hilal awal Syawal 1447 Hijriah tidak muncul saat rukyat dilakukan, Kementerian Arab Saudi memutuskan puasa Ramadan digenapkan menjadi 30 hari yang berakhir pada Kamis (19/3/3036).
Sejumlah negara di Kawasan Teluk juga merayakan Idulfitri pada hari ini. Pada hari besar bagi umat Islam itu, Muslim menjalankan Salat Id pada pagi hari.
Kementerian Agama dan Dakwah Arab Saudi juga merilis jadwal Salat Idulfitri untuk sejumlah kota besar, termasuk di Makkah dan Madinah yang menjadi Kota Suci bagi umat Islam.
Salat Idulfitri di Masjidilharam (Makkah) digelar pukul 6:39, sedangkan di Masjid Nabi di Madinah dilaksanakan pukul 6:40 waktu setempat. Adapun Salat Id di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, akan dilaksanakan pada pukul 6:12 pagi.
Kerajaan yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud itu pun menyampaikan doa dan harapan untuk seluruh umat Islam.
“Semoga doa dan amal baik yang dilakukan diterima (Allah, red),” ujar Mohammed Al Ruzaiqi selakujuru bicara Kementerian Agama dan Dakwah Arab Saudi.(SaudiGazette/Gulf/jpnn.com)











































