jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Prabowo Mania 08 Agustin Lumban Gaol mengaapresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas pencopontan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, dan 2 wakilnya yang terseret kasus dugaan kasus korupsi program makan bergizi gratis (MBG).
Hal ini disampaikan Agustin di sela-sela Launching dan Running Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Mangaledang Lama, Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Selasa (2/6/2026).
"Pencopotan Kepala BGN ini tentu telah berdasarkan hasil evaluasi kinerja, bukan semata karena faktor kedekatan sehingga penunjukan Ibu Naniek S. Deyang sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto sudah sesuai hasil evaluasi," kata Agustin sapaan akrabnya.
Menurut dia, perlu kita ketahui bahwa program MBG yamg berjalan, telah menuai kritk sangat luar biasa. Bahkan hampir tiap hari kritik keras terhadap program ini berseleweran di media sosial.
"Namun kita sangat menyesalkan adanya kritik yang tidak berbasis data sehingga ada narasi menyesatkan masyarakat. Dimana seolah-olah program MBG ini menjadi momok menakutkan, bahkan terkesan gagal dan menjadi ladang korupsi," ujar Agustin yang juga Komisaris PT. Jasa Marga Tol Maintance (JMTM).
Menurut dia, sorotan dan kritik masyarakat beragam mulai dari keracunan, porsi menu makanan, isu jual beli titik/kuota, dapur baru menjamur, pengadaan perlengkapan, serta buruknya tata kelola dapur MBG.
"Ironis memang laju pembangunan dapur MBG daerah 3T pembangunanya belum secepat pembangunan diwilayah lainnya. Padahal daerah 3T merupakan skala prioritas, mengingat masyarakat disana rentan gizi buruk/stunting,dan penerima manfaat menanti kehadiran MBG," ujar Aktivis 98 Resolution Network ini.
Agustin berharap dengan pergantian para pejabat tinggi BGN maka lembaga ini bisa berbenah agar tata kelola lebih baik dari sebelumnya sehingga tidak ada lagi keracunan, issue jual beli titik/kuota dan lain sebagainya.







































