jpnn.com, JAKARTA - ADV Nusantara berkolaborasi dengan USS Feed mengajak generasi muda kembali meramaikan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
CEO Sinergi ADV Nusantara, Prama Tirta mengatakan kolaborasi itu dilakukan di tengah anggapan pusat grosir tersebut mulai sepi.
Prama menilai Tanah Abang masih menjadi pusat grosir terbesar di Asia Tenggara meski menghadapi sejumlah tantangan.
Menurutnya, kondisi pasar dipengaruhi oleh maraknya produk impor, kenaikan harga bahan baku, hingga penguatan nilai dolar Amerika Serikat.
“Itu menjadi tantangan tersendiri bagi pusat grosir Metro Tanah Abang untuk bertahan,” kata Prama di Jakarta, Senin (25/5).
Menurut Prama, kualitas produk di Tanah Abang mampu bersaing dengan barang impor.
“Produk di Tanah Abang sebenarnya tidak kalah bagus dengan produk-produk impor,” ujarnya.
Prama juga menepis anggapan bahwa Tanah Abang menjadi kawasan yang tidak aman dikunjungi.






































