jpnn.com, JAKARTA - PARA ahli menyarankan kita untuk selalu mengonsumsi berbagai makanan sehat.
Salah satunya adalah kacang mete. Kacang mete sering disebut sebagai kacang, tetapi secara botani digolongkan sebagai biji, karena berasal dari buah mete (yang juga dikenal sebagai buah berbiji).
Buah berbiji adalah buah yang berdaging di bagian luar, tetapi memiliki cangkang dengan biji di bagian dalam.
Tanaman mete termasuk dalam kelompok tanaman yang dikenal sebagai anacardiaceae, yang meliputi mangga, sumac, dan poison ivy.
Pohon mete tumbuh di iklim yang lebih hangat, seperti India dan Vietnam, yang merupakan beberapa produsen kacang mete terbesar di dunia.
Kacang mete berukuran kecil dan berbentuk ginjal, berwarna kuning pucat, serta memiliki rasa yang kaya, seperti kacang, dan sedikit lebih manis daripada kacang tanah.
Kacang mete bisa dimakan mentah, dipanggang, sebagai selai kacang, atau dimasak dalam kari, tumisan, dan kue panggang.
Secara nutrisi, kacang mete merupakan sumber protein dan lemak tak jenuh yang baik.









































