Atasi Karhutla saat Kemarau di Riau, 26 Ton Garam Disemai Selama 21 Hari

1 day ago 41

Atasi Karhutla saat Kemarau di Riau, 26 Ton Garam Disemai Selama 21 Hari

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Arsip - Ilustrasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Foto: ANTARA

jpnn.com - Pemerintah Provinsi Riau terus dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Saat ini sudah memasuki hari ke-21 pelaksanaan OMC. Ada sebanyak 26.000 kilogram atau 26 ton natrium klorida (NaCl) telah disemai ke awan untuk memicu hujan di sejumlah wilayah.

Penyemaian dilakukan menggunakan pesawat Cessna dengan menyasar awan cumulonimbus yang memenuhi syarat untuk dilakukan modifikasi cuaca.

Langkah tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah mengatasi kekeringan yang meningkatkan risiko karhutla, khususnya di wilayah gambut.

Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau Edy Afrizal mengatakan, OMC telah memberikan dampak dengan turunnya hujan di sejumlah daerah yang sebelumnya mengalami kekeringan.

“OMC di Riau sudah memasuki hari ke-21. Sejumlah daerah yang dilanda kekeringan sudah diguyur hujan,” ujar Edy Jumat (21/8).

Terakhir OMC pada Rabu (19/8/2026), tercatat sebanyak 26 sorti penyemaian garam dilakukan.

Hujan hasil modifikasi kemudian turun di sejumlah wilayah, di antaranya Pelalawan, Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, dan Kuantan Singingi.

Saat ini sudah memasuki hari ke-21 pelaksanaan OMC. Ada sebanyak 26.000 kilogram atau 26 ton natrium klorida (NaCl) telah disemai ke awan untuk memicu hujan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |