jpnn.com, JAKARTA - Meta kembali memperkuat aspek keamanan di WhatsApp lewat kehadiran fitur anyar bernama Strict Account Settings.
Fitur dirancang sebagai lapisan perlindungan ekstra untuk menekan risiko serangan siber, terutama dari pihak tak dikenal yang kerap menyasar pengguna lewat pesan, panggilan, maupun tautan berbahaya.
Strict Account Settings bekerja dengan mengunci sejumlah fungsi WhatsApp ke pengaturan yang lebih privat.
Saat fitur diaktifkan, WhatsApp akan otomatis memblokir file dan lampiran dari pengirim tak dikenal, sekaligus membisukan panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di kontak.
Tak hanya itu, pratinjau tautan juga dinonaktifkan untuk mencegah jebakan phishing.
Sistem akan membatasi pesan dalam jumlah besar dari akun asing, sehingga potensi spam bisa ditekan sejak awal.
Perlindungan diperkuat dengan aktivasi otomatis verifikasi dua langkah serta notifikasi keamanan jika kode keamanan kontak berubah.
Dalam mode tersebut, visibilitas informasi akun juga dipersempit. Status “last seen”, status online, foto profil, hingga kolom “about” hanya bisa dilihat oleh kontak pengguna.













































