Waspada! Jasa Dokumen Karantina Palsu Marak di Medsos, BKHIT Bali Buka Suara

2 hours ago 14

Jumat, 19 Juni 2026 – 06:31 WIB

Waspada! Jasa Dokumen Karantina Palsu Marak di Medsos, BKHIT Bali Buka Suara - JPNN.com Bali

Petugas Karantina mengawal pikap pengangkut 2 ton kulit sapi mentah yang berusaha diselundupkan ke Bali dengan dokumen palsu. Foto: Instagram @karantinapertaniandenpasar

bali.jpnn.com, DENPASAR - Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Bali meminta masyarakat untuk tidak mempercayai jasa pembuatan sertifikat kesehatan palsu yang marak ditawarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui media sosial (medsos).

Sesuai regulasi, setiap aktivitas lalu lintas hewan dan tumbuhan wajib menyertakan dokumen resmi berupa Sertifikat Kesehatan yang diproses oleh BKHIT Bali, atau Phytosanitary Certificate untuk keperluan ekspor.

Kepala Karantina Bali Heri Yuwono memberi peringatan setelah pihaknya menemukan salah satu modus penipuan dokumen palsu berjudul Certificate of Identity.

Dokumen tersebut dengan sengaja mencatut logo Barantin, tetapi memuat banyak kekeliruan fatal.

"Judul dokumennya sudah tidak benar, nama kantor Bali juga salah.

Di dalamnya tertulis Surat Angkut Jenis Anjing Dalam Negeri, yang tampaknya menduplikat Surat Angkut Jenis Ikan milik KKP,” ujar Heri Yuwono dilansir dari Antara.

“Selain itu, kode nomor suratnya menggunakan kode BPSPL milik Pengelolaan Ruang Laut KKP, dan parahnya lagi, stempel yang digunakan adalah stempel Kementerian Keuangan," imbuh Heri Yuwono.

Parahnya, oknum pelaku tersebut juga mematok tarif sebesar Rp950 ribu dengan dalih biaya deposito.

Karantina Bali meminta masyarakat untuk tidak mempercayai jasa pembuatan sertifikat kesehatan palsu yang marak ditawarkan oleh oknum di platform media sosial

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |