Warga DIY Diminta Waspada Bencana di Puncak Musim Hujan

2 hours ago 19

Warga DIY Diminta Waspada Bencana di Puncak Musim Hujan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi hujan. FOTO: Ricardo/JPNN.com.

jpnn.com, YOGYAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi mengingat sebagian besar wilayah tersebut telah memasuki puncak musim hujan.

"Awal Januari 2026 ini sebagian besar wilayah DIY masuk puncak musim hujan," ujar Kepala Stasiun Klimatologi DIY Reni Kraningtyas saat dikonfirmasi di Yogyakarta, Jumat.

Reni mengatakan pada Januari 2026 curah hujan di wilayah DIY diprediksi berkisar 201 hingga lebih dari 500 milimeter per bulan dengan kriteria menengah hingga sangat tinggi serta sifat hujan normal hingga atas normal.

Sementara itu, pada Februari 2026 curah hujan di DIY diprakirakan berada pada kisaran 201 hingga 500 milimeter per bulan atau kriteria menengah hingga tinggi dengan sifat hujan seluruhnya normal.

Untuk Maret 2026, Reni menyebut curah hujan di wilayah DIY diprediksi berkisar 201 hingga 400 milimeter per bulan dengan kriteria menengah hingga tinggi serta sifat hujan bawah normal hingga normal.

Oleh sebab itu, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk lebih siap dan antisipatif terhadap dampak musim hujan, terutama di wilayah rawan banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

"Melakukan langkah mitigasi seperti membersihkan saluran air, memangkas dahan pohon, serta memastikan kekuatan baliho di ruang publik," kata dia.

Dia menyebutkan berdasarkan pengamatan gejala fisis dan data dinamika atmosfer laut terkini menunjukkan bahwa angin baratan atau Monsun Asia mulai aktif di wilayah Indonesia, termasuk DIY.

BMKG mengingatkan warga DIY untuk waspada terhadap bencana pada puncak musim hujan di awal Januari 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |