Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode Kembali Menguat, Pengamat: Dapat Mengganggu Mimpi Elite Koalisi Jadi Cawapres

7 hours ago 22

 Dapat Mengganggu Mimpi Elite Koalisi Jadi Cawapres

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menguatnya wacana Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode tidak hanya berdampak pada peta politik nasional menuju Pemilu 2029, tetapi juga berpotensi memengaruhi ambisi politik sejumlah elite partai koalisi yang selama ini dipersepsikan memiliki peluang menjadi calon wakil presiden.

Penngamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai dorongan yang mulai digaungkan sejumlah pihak termasuk Jokowi terhadap pasangan Prabowo-Gibran untuk kembali maju pada 2029 dapat dibaca sebagai kode keras konsolidasi politik.

Namun, pada saat yang sama, wacana tersebut berpotensi mempersempit ruang kompetisi bagi figur-figur lain di dalam koalisi.

“Makin kuat dorongan Prabowo-Gibran dua periode, makin besar pula potensi kegelisahan di kalangan elite partai koalisi. Sebab ada tokoh-tokoh yang selama ini dipersepsikan memiliki kepentingan politik untuk masuk dalam bursa calon wakil presiden pada 2029,” kata Arifki, Senin (22/6/2026).

Menurut Arifki, sejumlah nama seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Muhaimin Iskandar (Cak Imin), hingga Zulkifli Hasan selama ini kerap disebut memiliki modal politik dan posisi strategis untuk masuk dalam percaturan Pilpres 2029.

"Jika sejak sekarang muncul persepsi bahwa pasangan Prabowo-Gibran akan dipertahankan kembali di Pilpres 2029, maka ruang kompetisi untuk memperebutkan posisi calon wakil presiden otomatis menjadi lebih sempit. Hal ini tentu memengaruhi kalkulasi politik partai-partai koalisi,” ujarnya.

Dia menjelaskan kondisi tersebut berpotensi menciptakan dilema politik di internal koalisi.

Di satu sisi, partai-partai berkepentingan menjaga soliditas pemerintahan. Namun di sisi lain, mereka juga memiliki kepentingan untuk meningkatkan posisi tawar dan menyiapkan kader terbaiknya menghadapi kontestasi nasional mendatang.

Makin kuat dorongan Prabowo-Gibran dua periode, makin besar pula potensi kegelisahan di kalangan elite partai koalisi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |