jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) akan terlibat dalam forum internasional bidang wisata kesehatan setelah dipercaya menjadi co-host International Community Development Program (ICDP) 2026 yang digelar di Bali pada 22–23 Juni 2026.
Kegiatan bertema Health Tourism Community Empowerment: Strengthening Global Academic Health Tourism Networks ini mempertemukan akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan dari berbagai negara untuk membahas pengembangan wisata kesehatan yang terus tumbuh secara global.
Dalam agenda tersebut, Universitas Airlangga bertindak sebagai host utama, sementara Unusa berperan sebagai co-host bersama jaringan World University Association of Community Development (WUACD).
Rektor Unusa Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono menyebut keterlibatan kampusnya dalam forum tersebut sebagai bagian dari kerja sama internasional yang sedang berkembang di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Ini bagian dari kolaborasi internasional yang sedang kami jalankan, terutama terkait pengembangan isu health tourism dan kesehatan global,” ujar Prof Tri, Jumat (19/6).
Empat dosen Unusa dijadwalkan menjadi narasumber dalam forum tersebut, yakni Prof Dr Budi Santoso, dr., SpOG(K), Prof Dr Yusak Anshori, Dr Pandam Nurwulan, dan dr Merryana Adriani.
Mereka akan memaparkan riset dan pengalaman terkait layanan kesehatan, transformasi digital kesehatan, hingga pengembangan wisata kesehatan yang kini menjadi perhatian banyak negara.
Wakil Rektor III Unusa Prof Dr Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA., DVM., mengatakan keikutsertaan dalam jaringan WUACD membuka ruang kerja sama akademik dengan kampus luar negeri.





































