jpnn.com - Persija Jakarta enggan memandang remeh Persijap Jepara saat kedua tim berhadapan pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/26.
Pelatih Persija Mauricio Souza mengaku mengambil pelajaran dari kekalahan timnya saat menghadapi Semen Padang, tim yang secara peringkat berada di bawah Macan Kemayoran.
Belajar dari Kekalahan Kontra Semen Padang
Dalam laga tersebut, Rizky Ridho dan kolega harus menyerah dengan skor tipis 0-1 di kota Bengkuang.
"Setiap pertandingan di Super League 2025/26 tidak mudah. Jadi, saat menghadapi lawan siapa pun kami harus respek.”
"Kami harus fokus penuh dan menerapkan apa yang telah kami latih di pertandingan," ujar juru taktik kelahiran 13 Maret 1974.
Persija Jakarta juga dihadapkan pada keterbatasan waktu persiapan menjelang duel melawan Persijap Jepara.
Klub pemilik 11 gelar juara tersebut tidak berencana melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain, mengingat laga melawan tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu dinilai sama pentingnya.
Peluang Menggeser Persib
Jika mampu meraih kemenangan, Persija berpeluang untuk sementara menggeser posisi puncak klasemen yang saat ini ditempati Persib Bandung.















































