jpnn.com - Toyota Motor Corp mengumumkan mengalami penurunan penjualan kendaraan secara global pada Mei 2026.
Toyota mencatat penjualan mobilnya anjlok 7,2 persen menjadi 834.279 unit dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Angka itu menandai bahwa raksasa asal Jepang itu mengalami penurunan selama empat bulan berturut-turut pada 2026.
Toyota mengatakam merosotnya penjualan tersebut lantaran kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus menekan permintaan kendaraan bermesin konvensional.
Toyota menuturkan penjualan di Amerika Serikat turun 0,6 persen menjadi 238.800 unit. Angka itu hampir stagnan dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, penjualan di Timur Tengah anjlok 38,6 persen menjadi 29.568 mobil, sementara penjualan di China merosot 31,7 persen menjadi 102.299 kendaraan.
Kendati begitu, penjualan Toyota di Jepang l mengalami cukup baik, yakni naik 11,1 persen menjadi 118.381 unit. Kenaikan itu didukung oleh permintaan yang kuat untuk model-model baru seperti RAV4 dan bZ4X.
Sementara itu, produksi global turun 5,5 persen dari tahun sebelumnya menjadi 765.470 mobil, mencatat penurunan pertama dalam tiga bulan, kata Toyota.









































