Polisi Selidiki Kebakaran Tewaskan Lansia di Banjarmasin

1 hour ago 16

Polisi Selidiki Kebakaran Tewaskan Lansia di Banjarmasin

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tangakapan layar- Kebakaran satu rumah di Jalan Banjar Indah Permai III, Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin, menewaskan satu orang lansia, terjadi pada Senin (17/8/2026) malam. ANTARA/Media Sosial/Gunawan W.

jpnn.com - Personel Polsek Banjarmasin Selatan menyelidiki kebakaran satu unit rumah di Jalan Banjar Indah Permai III, Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang menewaskan seorang perempuan lanjut usia (lansia) pada Senin (17/8/2026) malam.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.00 Wita tersebut menghanguskan rumah yang dihuni dua bersaudara, yakni Suriati (70) meninggal dunia dan Herliani (67) luka bakar, dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 400 juta.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan AKP Joko Sulistiyo Sriyono di Banjarmasin, Selasa (18/8/2026), mengatakan kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara api berasal dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan korban," kata Joko.

Dia menjelaskan dugaan tersebut berdasarkan keterangan saksi yang merupakan keponakan korban. Suriati diketahui kerap menyalakan obat nyamuk bakar setiap malam di rumah tersebut.

Selain itu, korban disebut mengalami demensia sehingga kondisi tersebut turut menjadi perhatian penyidik dalam mengungkap rangkaian kejadian kebakaran.

"Korban memang diketahui sering menggunakan obat nyamuk bakar setiap malam. Kami masih menggali keterangan saksi dan mengumpulkan informasi untuk memastikan sumber api," ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut, Suriati meninggal dunia, sedangkan Herliani mengalami luka bakar pada bagian pergelangan tangan kiri.

Personel Polsek Banjarmasin Selatan menyelidiki kebakaran satu unit rumah di Jalan Banjar Indah Permai III, Kelurahan Pemurus Dalam menewaskan lansia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |