kalsel.jpnn.com, BANJARBARU - Polda Kalimantan Selatan menyiagakan tiga unit kendaraan taktis (rantis) water cannon untuk membantu menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya.
"Kendaraan rantis patroli setiap hari menuju titik-titik rawan karhutla seperti daerah Pengayuan yang berbatasan dengan Kabupaten Tanah Laut hingga Jalan Gubernur Soebardjo dan Jalan Gubernur Syarkawi perbatasan Kabupaten Banjar hingga ke arah Barito Kuala," kata Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru.
Menurut Kapolda, wilayah Banjarbaru dan sekitarnya menjadi perhatian khusus lantaran terdapat Bandara Internasional Syamsudin Noor, sehingga karhutla yang terjadi dikhawatirkan menimbulkan kabut asap yang berakibat terganggunya penerbangan.
"Jadi setiap titik api yang muncul harus segera dipadamkan," tegasnya.
Yudha menyebut Satgas Darat penanggulangan karhutla saat ini berkekuatan 770 personel gabungan TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, dan unsur swasta dan relawan masyarakat.
Khusus untuk Polda Kalsel, setiap harinya disiagakan 30 personel Direktorat Samapta dan 12 personel Satuan Brimob Polda Kalsel.
Operasi pemadaman karhutla juga dibantu dua unit armada helikopter water bombing BNPB yang disiagakan di Pangkalan TNI Angkatan Udara Sjamsudin Noor di Banjarbaru.
Termasuk juga dua unit helikopter yang berpatroli menyisir keberadaan karhutla untuk diteruskan informasinya ke Satgas Darat. (antara/jpnn)






































