jpnn.com, JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup melemah 82 poin di level Rp 18.049 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.966 per USD.
Sebelumnya, mata uang garuda sempat melemah melemah 90 poin.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah.
Di sisi lain, Washington mengumumkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon pada Rabu malam, meskipun kesepakatan tersebut bergantung pada penghentian permusuhan oleh Hizbullah.
“Investor mengambil sikap tetap berhati-hati,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Rabu (4/6).
Ibrahim memaparkan permusuhan baru terjadi pada hari Rabu termasuk laporan serangan rudal Iran terhadap Kuwait dan Bahrain serta serangan AS terhadap Pulau Qeshm Iran di dekat Selat Hormuz.
Pasukan Israel memperluas operasi militer di Lebanon selatan, menargetkan daerah yang dikuasai Hizbullah, dalam beberapa hari terakhir.
Di AS, DPR yang dipimpin Partai Republik menyetujui resolusi pada hari Rabu untuk mencegah Trump melanjutkan perang melawan Iran.







































