jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) melahirkan model baru untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah melalui riset doktoral.
Model bernama Layered Legitimacy Activation Model (LLAM) tersebut digagas Agni S. Mayangsari dan dipaparkan dalam ujian doktor terbuka Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana Unair di Kampus B Surabaya, Jumat (19/6).
Mayang menjelaskan, pemulihan kepercayaan publik tidak bisa dilakukan secara reaktif hanya ketika muncul penolakan dari masyarakat.
Menurut dia, pemerintah perlu membangun mekanisme pemulihan kepercayaan melalui tiga lapisan legitimasi yang saling berkaitan.
"Perbaikan kepercayaan ini harus berjalan sebagai sebuah mekanisme. Jika pemerintah ingin mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat, maka yang harus diaktifkan adalah legitimasi secara berlapis," ujar Mayang.
Dia menjelaskan, pendekatan tersebut disusun dengan mempertimbangkan karakter masyarakat Indonesia yang memiliki budaya relasional kuat.
Berbeda dengan negara Barat yang cenderung menitikberatkan pada pembenahan fungsi dan regulasi, masyarakat Indonesia membutuhkan pendekatan yang dimulai dari pemulihan hubungan antarmanusia.
"Di budaya Indonesia, cara memulihkan kepercayaan publik harus melalui lapisan relasional terlebih dahulu. Pemerintah harus mengakui kesalahan, meminta maaf, dan berani berkomitmen memperbaiki diri," jelasnya.





































