jateng.jpnn.com, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memuji mental bertanding anak asuhnya setelah mampu mengejar ketertinggalan dan menahan imbang juara bertahan Persib Bandung dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (2/3) malam.
Tavares mengaku timnya sebenarnya mengincar kemenangan. Namun, melihat jalannya laga yang terbuka dan penuh tekanan, hasil imbang tetap patut disyukuri.
“Kami sebenarnya ingin menang, tetapi kami harus tetap senang dengan semangat juang pemain meski hasilnya seri,” ujarnya.
Menurut dia, kedua tim sama-sama menciptakan banyak peluang. Laga berlangsung terbuka dengan tempo tinggi, sehingga skor imbang dinilai cukup menggambarkan jalannya pertandingan.
Tavares juga membeberkan alasan sejumlah perubahan taktik. Salah satunya ketika menarik Milos Raickovic setelah melakukan pelanggaran berbahaya di dekat kotak penalti menjelang turun minum.
Dia menilai kondisi fisik Milos menurun akibat jadwal padat. Sebagai gantinya, Gustavo Fernandes dimasukkan dan Risto Mitrevski didorong lebih ke depan untuk mengantisipasi masuknya pemain bertubuh tinggi dari Persib.
“Kami melakukan itu berdasarkan analisis pertandingan Persib sebelumnya. Mereka sering mencetak gol dari umpan silang,” jelasnya.
Keputusan tak biasa juga terlihat saat Tavares menempatkan Toni Firmansyah sebagai sayap kanan, padahal posisi aslinya gelandang. Hasilnya, Toni tampil agresif dan bahkan menyumbang satu assist.









































