jpnn.com - BALIKPAPAN - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) terus mendorong pemda untuk memperkuat inovasi daerah dan kinerja dalam menangani isu-isu strategis nasional, khususnya pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, dan penurunan tingkat pengangguran.
Hal tersebut disampaikan Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan yang digelar di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan pada Selasa, 5 Mei 2026.
Tito Karnavian dalam sambutannya menegaskan, pengendalian inflasi menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan di Balikpapan, Selasa (5/5). Foto: Humas BSKDN
“Inflasi yang terjaga dan baik artinya harga barang dan jasa stabil, masyarakat tenang, alhamdulillah, sekarang di angka 2,42 persen, itu one of the best," ujarnya.
Selain itu, Mendagri Tito juga menyoroti pentingnya penanganan pengangguran dan kemiskinan sebagai persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Ada survey menyatakan bahwa apa yang menjadi persoalan Masyarakat. nomor satu adalah cost of living. Kalau biaya hidup ukurannya adalah inflasi, kenaikan barang dan jasa yang membuat biaya hidup lebih tinggi. Kedua adalah job opportunity, lebih dari 40 persen masyarakat menghendaki lapangan kerja, baru isu-isu lain,” lanjutnya.










































