Tak Mau Indonesia Cuma Jadi Penonton, Nono Sampono ASG Dorong Lompatan Industri Halal Nasional

5 hours ago 14

Tak Mau Indonesia Cuma Jadi Penonton, Nono Sampono ASG Dorong Lompatan Industri Halal Nasional

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Direktur Agung Sedayu Group (ASG) Nono Sampono menilai Indonesia memiliki seluruh modal dasar untuk memimpin pasar halal dunia. Foto: Dok. ASG

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Direktur Agung Sedayu Group (ASG) Nono Sampono menilai Indonesia memiliki seluruh modal dasar untuk memimpin pasar halal dunia.

Modal itu tecermin pada status Indonesia sebagai negeri dengan populasi Muslim terbesar di dunia hingga potensi sumber daya alamnya.

“Bayangkan, hampir 300 ribu jemaah haji dan hampir dua juta jemaah umrah kita,” ujar Nono saat menjadi pembicara International Seminar on Sharia Economics (ISSE) 2026 di Marketing Gallery Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), Jakarta, Kamis lalu (12/2/2026),

Pada hari itu, ruang utama Marketing Gallery PIK 2 sebagai lokasi ISSE 2026 dipenuhi akademisi, regulator, dan pelaku usaha dari dalam dan luar negeri.

Dalam forum itu, Nono menyampaikan pesan tegas tentang Indonesia tidak boleh terus menjadi penonton dalam industri halal global.

Mantan pemimpin Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu pun menyoroti hal ironis tentang Indonesia sebagai negeri dengan kekayaan alam berlimpah.

“Berasnya dari Thailand dan Vietnam. Daging dan ayamnya dari Brasil. Ini tantangan besar bagi kita,” imbuh Nono.

Mantan kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) itu menyebut data tersebut merupakan alarm bahwa Indonesia belum sepenuhnya membangun rantai pasok halal yang kuat dari hulu ke hilir. Nono lantas membandingkan Indonesia dengan Brasil, negara di Amerika Latin dengan populasi Muslim yang sangat kecil tetapi mampu menjadi pemain utama ekspor daging halal.

Presiden Direktur Agung Sedayu Group (ASG) Nono Sampono menilai Indonesia memiliki seluruh modal dasar untuk memimpin pasar halal dunia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |