jpnn.com - Kesadaran masyarakat, terutama kaum hawa, terhadap kesehatan dan kualitas hidup, semakin meningkat.
Hal itu turut mendorong perubahan cara pandang terhadap perawatan anti-aging.
Tak lagi sekadar berfokus pada penampilan, anti-aging kini dipahami sebagai upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh untuk mempertahankan fungsi dan kualitas hidup seiring bertambahnya usia.
Guna menjawab kebutuhan tersebut, Stay Beauty Clinic menyelenggarakan acara 'Beauty Society', sebuah forum edukasi yang menghadirkan pembahasan mengenai anti-aging dari perspektif medis dan gaya hidup aktif.
Acara itu ditujukan bagi kalangan profesional, komunitas kesehatan dan kebugaran, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap kesehatan dan perawatan diri jangka panjang.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Chandra Lohisto, B.Med.Sc, Dip Cibtac Aesthetic Doctor sekaligus Founder Stay Beauty Clinic mengatakan, proses penuaan merupakan kondisi biologis yang tak dapat dihindari.
Walau demikian, itu dapat dikelola melalui kombinasi perawatan medis yang tepat, pola makan yang seimbang, dan aktivitas fisik yang konsisten.
"Pendekatan anti-aging saat ini tidak lagi hanya berbicara tentang penampilan yang lebih muda. Yang lebih penting adalah bagaimana seseorang dapat mempertahankan kesehatan, fungsi tubuh, dan rasa percaya diri melalui langkah-langkah yang terukur dan berkelanjutan," ujar Chandra Lohisto di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/6).







































