jpnn.com, JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 secara serentak di 2.183 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Mall Pakuwon, Kota Bekasi, Jawa Barat, tersebut dilaksanakan di 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota dengan melibatkan pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, perguruan tinggi, asosiasi pelaku usaha, Pendamping Proses Produk Halal (P3H), komunitas, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga keagamaan.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan sosialisasi serentak tersebut merupakan upaya memperluas literasi halal sekaligus meningkatkan kesiapan masyarakat dan pelaku usaha dalam menghadapi implementasi kebijakan Wajib Halal Oktober 2026.
Menurut Haikal, gerakan edukasi halal harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke daerah-daerah agar pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal makin meningkat.
“Literasi halal telah menjadi gerakan nasional yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke daerah-daerah. Ini menjadi modal penting dalam memperkuat ekosistem halal nasional,” ujar Haikal, dalam keterangannya, Jumat (5/6).
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari berbagai kementerian dan lembaga. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melalui Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Ade Safri Simanjuntak menegaskan dukungan Polri terhadap implementasi kebijakan Wajib Halal Oktober 2026.
“Polri mendukung penuh upaya pemerintah dalam menyukseskan implementasi kebijakan ini melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektoral agar berjalan secara efektif di seluruh Indonesia,” kata Ade Safri.
Apresiasi serupa disampaikan Menteri Pariwisata melalui Pelaksana Tugas Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani.







































