Segel Gerai Tiffany & Co Sudah Dibuka, Begini Penjelasan Purbaya

10 hours ago 26

Segel Gerai Tiffany & Co Sudah Dibuka, Begini Penjelasan Purbaya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menkeu resmi membuka segel gerai Tiffany & Co yang sebelumnya terlibat dugaan pelanggaran kepabeanan. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa resmi membuka segel gerai Tiffany & Co yang sebelumnya terlibat dugaan pelanggaran kepabeanan. 

Tiffany & Co diketahui melakukan praktik penyelundupan barang dan underinvoicing atau membayar lebih rendah dari nilai seharusnya.

Lantaran hal ini, merek perhiasan mewah tersebut wajib membayar tagihan pabean senilai Rp 97,49 miliar, dengan komponen denda Rp 78,50 miliar.

Purbaya menjelaskan Tiffany & Co akan bersikap kooperatif dalam memenuhi kewajiban pemenuhan sanksi administrasi. 

Oleh karena itu, dia memastikan sejumlah gerai yang sempat ditutup, kini sudah kembali beroperasi. 

"Yang bersangkutan telah berkomitmen untuk mematuhi seluruh ketentuan perundangundangan yang berlaku," kata Purbaya dalam keterangan resmi, dikutip pada Selasa (9/6).

Pada kesempatan tersebut, Menkeu menekankan pemerintah mengedepankan prinsip kepatuhan, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan fungsi pengawasan. 

Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan iklim yang sehat, kepastian serta keberlangsungan usaha dalam rangka mendukung perekonomian nasional. 

Menkeu resmi membuka segel gerai Tiffany & Co yang sebelumnya terlibat dugaan pelanggaran kepabeanan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |