jpnn.com, FLORES - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatatkan sebanyak 3.752 gempa susulan terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga pukul 16.00 WIB, pada Kamis (20/8).
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan gempa susulan masih terus terjadi di sejumlah wilayah.
"Hingga hari ini, Kamis 20 Agustus 2026, itu pada pukul 16.00 WIB, total jumlah gempa susulan sudah mencapai 3.752," ucap Berton, pada Kamis (20/8).
Menurut dia, salah satu gempa susulan yang terasa cukup kuat terjadi pada pukul 10.47 waktu setempat, dengan kekuatan 5,7 magnitudo.
"Kami sendiri dari pagi hari merasakan gempa susulan yang sangat besar. Pada pukul 10.47 menit waktu setempat, kami merasakan gempa berkekuatan 5,7 magnitudo," kata dia.
BNPB pun mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada salah satunya memastikan kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalamnya.
"Bagi bagi warga di daerah terdampak, perlu dipastikan kondisi bangunan apabila akan memasuki bangunan tersebut," tuturnya.
BNPB juga mencatat jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa mencapai 36.163 unit. Jumlah tersebut bertambah 7.187 unit dari pendataan sebelumnya. (dit/jpnn)









































