jpnn.com, JAKARTA - Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi Jakarta.
Pada triwulan I 2026, volume sampah di Ibu Kota disebut mencapai 8.000 ton per hari dan berasal dari berbagai wilayah di Jakarta.
Untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
Kebijakan itu menargetkan masyarakat agar mulai memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
Di tengah tantangan tersebut, Mondelez Indonesia menghadirkan sesi edukatif bertajuk “Membangun Generasi #BijakPlastikSejakDini: Langkah Kecil untuk Masa Depan Jakarta yang Lebih Berkelanjutan” dalam rangkaian Jakarta Future Festival 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
"Program ini menjadi bagian dari upaya kami menanamkan kebiasaan memilah dan mengolah sampah sejak usia dini," kata Country Head of Corporate & Government Affairs Mondelez Indonesia, Marfusita Hamburgiwati, Selasa (9/6).
Kegiatan yang digelar bersama Visinema Studios melalui karakter animasi Nussa dan Rarra itu diikuti lebih dari 100 peserta, terdiri atas siswa, guru, dan pengunjung.
Inisiatif #BijakPlastikSejakDini bertujuan membangun kesadaran lingkungan pada anak-anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami.







































