Saat Jakarta Dikepung Banjir, Penurunan Tanah, dan Ancaman Tenggelam

1 week ago 45

Saat Jakarta Dikepung Banjir, Penurunan Tanah, dan Ancaman Tenggelam

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pada tahun 2022, isu Jakarta Tenggelam tercantum dalam Buku Saku Pemindahan Ibu Kota Negara. (Reuters: Enny Nuraheni)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta hari ini, Selasa, 27 Januari 2026.

Menurut BMKG, sejumlah titik di Jakarta diprediksi mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan warga diminta untuk siaga banjir.

Padahal, sehari sebelumnya (26/01) banjir di Jakarta baru saja surut setelah hampir sepekan lamanya ibu kota diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Curah hujan saat itu tercatat mencapai 200 hingga 267 milimeter per hari, jauh di atas rata-rata curah hujan harian Jakarta yang hanya berkisar 10–20 milimeter.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, mengatakan, selain soal curah hujan, ada aspek lain penyebab banjir Jakarta.

"Banjir ini menjadi pengingat bahwa persoalan tata ruang dan lingkungan di Jakarta masih membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan," ujar Kenneth kepada wartawan.

Namun selain masalah tata ruang, Jakarta juga punya masalah lain yang bahkan menjadi penyebab pemerintah berniat memindahkan ibu kota negara.

Warga 'gang sopan' hidup bersama genangan air

Di balik deretan pabrik dan infrastruktur besar Jakarta Utara, terletak Kampung Marlina.

Awal 2026, banjir besar lagi-lagi melanda sejumlah titik di Jakarta. Namun, bukan itu saja masalah yang mengancam ibu kota

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |