jpnn.com - Gelar juara dunia MotoGP 2026 yang diraih Marc Marquez mengubah peta kekuatan di tubuh Ducati.
Status Marquez sebagai juara bertahan membuatnya kini menjadi prioritas utama tim pabrikan asal Italia tersebut.
Di sisi lain, masa depan Francesco Bagnaia justru berada di persimpangan jalan.
Performa Bagnaia pada musim lalu dinilai belum cukup meyakinkan. Dia hanya finis di posisi kelima klasemen akhir dan kalah bersaing dari Pedro Acosta, pembalap muda yang tengah naik daun.
Situasi itu memunculkan spekulasi bahwa MotoGP 2026 bisa menjadi musim terakhir Bagnaia bersama Ducati.
Rumor tersebut kian panas setelah CEO Aprilia, Massimo Rivola, secara terbuka menyebut nama Pedro Acosta sebagai kandidat kuat tandem baru Marc Marquez.
Pernyataan Rivola seolah menegaskan isu bahwa Ducati tengah menyiapkan regenerasi besar-besaran di line-up pembalapnya.
Acosta sendiri dikabarkan sudah kecewa dengan proyek KTM dan disebut telah mencapai kesepakatan awal untuk bergabung dengan Ducati pada musim 2027.











































