jpnn.com, JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN hingga akhir Maret atau triwulan I 2026.
Hal itu disampakan dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3).
Menteri Nusron mengungkapkan rasa optimisnya terhadap capaian kinerja dan realisasi anggaran kementeriannya di tahun ini.
Dia menyebut realisasi anggaran hingga akhir Maret 2026 telah mencapai 20,10 persen.
"Kami optimistis capaian ini akan terus meningkat seiring percepatan pelaksanaan program strategis di lapangan,” ujar Menteri Nusron dalam keterangannya, Rabu (1/4).
Menteri Nusron juga melaporkan progres pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di hadapan Pimpinan dan Anggota Komisi II DPR.
Sejumlah kegiatan telah menunjukkan perkembangan, antara lain pengukuran bidang tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penyusunan peta bidang tanah, serta penanganan sengketa dan konflik pertanahan.
Namun demikian, beberapa kegiatan masih dalam tahap persiapan dan akan segera diakselerasi.
“Kami memastikan kegiatan yang belum terealisasi saat ini bukan mengalami hambatan, melainkan masih dalam tahap persiapan teknis dan administratif agar pelaksanaannya tepat sasaran,” ujarnya.









































