Pengamat Sebut Transportasi Publik Jadi Opsi Hemat BBM

2 hours ago 12

Pengamat Sebut Transportasi Publik Jadi Opsi Hemat BBM

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penggunaan moda transportasi publik secara massal, terutama di kota-kota besar, dinilai bisa menekan konsumsi BBM. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Penggunaan moda transportasi publik secara massal, terutama di kota-kota besar, dinilai bisa menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Hal itu diungkapkan Pengamat tata kota, Yayat Supriyatna menanggapi upaya pemerintah menekan konsumsi energi.

”Peralihan secara masif dari kendaraan pribadi ke transportasi massal di kota-kota besar seperti Jabodetabek akan efektif dalam penghematan BBM. Karena volume pengguna kendaraan di Jabodetabek sangat besar dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia,” kata Yayat dikutip JPNN.com, Rabu (1/4).

Sebelumnya, survei global yang dilakukan Time Out pada akhir tahun lalu terhadap 18 ribu responden dunia, ibu kota Indonesia menempati peringkat ke-17 dari 50 kota dengan sistem transportasi publik terbaik dunia.

Posisi itu menempatkan Jakarta sebagai kota kedua terbaik di Asia Tenggara setelah Singapura, sekaligus unggul dibanding Kuala Lumpur, Manila, dan Bangkok.

Yayat melihat sistem moda transportasi massal memang sudah sangat masif dibangun di wilayah Jabodetabek.

Saat ini, kata dia, opsi moda transportasi massal berbasis rel sudah mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar secara efisien.

Selain MRT, LRT, dan KRL yang merupakan moda transportasi massal berbasis rel, Jabodetabek juga memiliki TransJakarta dan mikrotrans.

Penggunaan moda transportasi publik secara massal, terutama di kota-kota besar, dinilai bisa menekan konsumsi BBM.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |