Kemenag: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan Perkuat Pesantren dan NKRI

4 hours ago 11

 Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan Perkuat Pesantren dan NKRI

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bedah buku dihadiri 3 narasumber yakni Drs. KH. Abdul Mun'im DZ (Penulis Buku KH. Abdul Wahab Hasbullah), Hj. Ela Siti Nuryamah, S.Sos., M.E.,M.Ap (Bupati Lampung Timur) dan Dr. KH. Ahmad Ishomuddin, M.Ag (Akademisi dan Tokoh NU Lampung) serta dihadiri sekitar 1.500 peserta dari kalangan pesantren, akademisi, mahasiswa, organisasi keagamaan, dan pemerintah daerah. Foto Humas Kemenag

jpnn.com - Kementerian Agama (Kemenag) RI menyampaikan pentingnya menghidupkan kembali spirit perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai fondasi penguatan moderasi beragama, transformasi pesantren, dan penguatan kebangsaan di tengah tantangan sosial keagamaan saat ini.

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengatakan pesantren merupakan institusi pendidikan asli Indonesia yang telah teruji oleh zaman dan memiliki peran strategis dalam menjaga moralitas bangsa serta mencetak kader pemimpin berjiwa nasionalisme dan keislaman.

"Pemerintah saat ini tengah memperkuat kelembagaan pesantren melalui transformasi Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama,' kata Menag Nasaruddin dalam sambutannya pada bedah buku KH. Abdul Wahab Hasbullah: Pendiri NU Penggerak NKRI di UIN Jurai Siwo Lampung, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar pesantren tidak hanya menjadi benteng moral, tetapi juga berkembang sebagai pusat inovasi, pemberdayaan ekonomi umat, dan institusi pendidikan yang mampu bersaing secara global.

“Jika dahulu KH. Abdul Wahab Hasbullah menggunakan organisasi dan diplomasi untuk menjaga bangsa, maka hari ini kita harus menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjaga kedaulatan bangsa serta martabat kemanusiaan,” ujar Menag.

Menag juga menekankan pentingnya meneladani pemikiran dan perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah dalam membangun pendidikan Islam yang moderat, adaptif, dan relevan terhadap perkembangan zaman.

Direktur Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menyampaikan bahwa sejarah perjuangan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi pesantren dan tokoh-tokoh besar seperti Kiai Wahab Hasbullah.

“Ketika berbicara tentang Indonesia dan pesantren, maka tidak lengkap jika tidak membicarakan Kiai Wahab Hasbullah. Beliau bukan hanya pendiri organisasi, tetapi juga pemikir kebangsaan yang menjaga keutuhan Indonesia melalui pendekatan keagamaan yang moderat,” katanya.

Dalam bedah buku KH. Abdul Wahab Hasbullah, Kemenag menyampaikan spirit Kiai Wahab Hasbullah relevan perkuat pesantren dan NKRI

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |