jpnn.com, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersama sejumlah tokoh nasional meluncurkan Petisi Keadilan terkait sengketa lahan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (1/4) siang.
Petisi tersebut dibuat sebagai simbol penolakan terhadap dugaan perampasan aset dalam konflik antara PT Indobuildco dan negara.
Peluncuran petisi diawali dengan pembubuhan tanda tangan oleh Jusuf Kalla serta sejumlah tokoh bangsa, di antaranya mantan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, serta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva.
Dalam pernyataannya, Jusuf Kalla menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat bersikap lebih bijak dalam menyelesaikan persoalan ini.
Dia juga menilai pemerintah perlu memberikan perhatian kepada pengusaha nasional yang telah berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia.
“Pemerintah harus bijak dalam melihat persoalan ini. Kita juga perlu membela dan memberi kesempatan kepada pengusaha pribumi yang telah lama berkontribusi bagi pembangunan negeri ini,” kata Jusuf Kalla.
JK juga menyampaikan dukungannya kepada Pontjo Sutowo, pemilik PT Indobuildco yang selama ini mengelola kawasan Hotel Sultan.
Menurutnya, keluarga Sutowo memiliki peran besar dalam sejarah pembangunan nasional.









































