jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis sudah mempunyai modal yang memadai untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2026.
Keyakinan Purbaya ini dipicu oleh beberapa faktor yang menyebabkan ekonomi nasional terus menunjukan tren positif.
“Tahun 2026 harusnya pertumbuhan 6 persen, seperti yang saya bilang sebelumnya, tidak terlalu sulit untuk dicapai,” kata Purbaya dikutip Jumat (2/1).
Purbaya menilai terjadi perlambatan ekonomi yang signifikan pada sembilan bulan pertama tahun 2025.
Namun, perkembangan kebijakan fiskal dan moneter belakangan dianggap sudah cukup untuk menjadi bekal menyambut tahun anggaran 2026.
Menurut Purbaya, sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter berhasil memulihkan perekonomian dengan cukup baik.
Dia mengakui perkembangan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke perbankan, yang biasanya disimpan di Bank Indonesia (BI), tidak sekencang proyeksi yang dia targetkan.
Kendala ini, kata dia, disebabkan oleh ketidakselarasan kebijakan fiskal dan moneter.















































