Purbaya Jamin RI Bakal dapat Suplai Minyak, tetapi Harganya Bagaimana?

2 hours ago 19

Purbaya Jamin RI Bakal dapat Suplai Minyak, tetapi Harganya Bagaimana?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat kerja dengan Komite IV DPD di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/11). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah mengantisipasi dampak konflik Iran versus Israel-Amerika Serikat (AS) terhadap pasokan dan harga bahan bakar minyak (BBM) nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan stok energi dan skenario fiskal telah diperhitungkan untuk menjaga stabilitas ekonomi. 

Gangguan serius baru akan terjadi apabila tidak ada suplai sama sekali dalam waktu yang cukup lama.

"(Selama) 20 hari itu kalau enggak ada suplai sama sekali baru berantakan. Tetapi, biasanya enggak seperti itu. Kami pasti bisa dapat suplai, tetapi harganya lebih tinggi sedikit," ujar Purbaya dikutip Rabu (4/2).

Purbaya menjelaskan pemerintah telah melakukan simulasi untuk harga minyak mentah.

Menurut dia, apabila harga minyak naik hingga USD 92 dolar per barel, anggaran negara masih mampu untuk melakukan pembelian.

"Harga minyak naik mendekati USD 80 dolar per barel ya. Saya sudah hitung sampai USD 92 dolar pun kami masih bisa kendalikan anggaran, jadi enggak ada masalah," katanya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan masih menghitung dampak lonjakan harga minyak dunia terhadap APBN 2026 akibat perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Pemerintah akan mengantisipasi dampak konflik Iran versus Israel-Amerika Serikat (AS) terhadap pasokan dan harga bahan bakar minyak (BBM) nasional.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |