PPPK di Banyumas Bisa Tenang, Ini Pernyataan Bupatinya soal PHK

4 hours ago 16

PPPK di Banyumas Bisa Tenang, Ini Pernyataan Bupatinya soal PHK

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi PPPK. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyatakan komitmennya untuk meniadakan praktik pungutan liar (pungli) dalam dunia pendidikan, termasuk pada proses penerimaan peserta didik baru.

"Saya tidak ingin ada transaksi atau pungutan dalam bentuk apa pun. Proses harus berjalan adil dan transparan," katanya di Purwokerto, Jumat (3/4/2026).

Hal itu disampaikannya saat Sosialisasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Gedung Gurinda Sarwa Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah.

Sadewo juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar mendukung program peningkatan kemampuan siswa dengan mempersiapkan peserta didik secara optimal, baik dari sisi akademik maupun mental.

Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan pendidikan perlu memperkuat koordinasi dan komitmen bersama guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Banyumas.

Selain itu, Sadewo juga memastikan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Selain itu, tidak ada praktik jual beli jabatan, termasuk dalam proses pengangkatan guru menjadi kepala sekolah.

"Mari kita bergerak bersama untuk memastikan generasi muda Banyumas mendapatkan pendidikan yang berkualitas," katanya.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono sudah menyampaikan pernyataan merespon isu PHK para PPPK menyusul efisiensi anggaran. Kalimatnya melegakan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |