jpnn.com, JAKARTA - Polisi membantah pernyataan PT Lokta Karya Perbakin 995 pucuk senjata api untuk keperluan ekstrakurikuler (ekskul) menembak di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo menegaskan tidak ada ekstrakurikuler (ekskul) menembak di sekolah tersebut.
"Tidak. Saya rasa tidak ada kaitan dengan ekskul," katanya kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat.
Dia mengatakan pihaknya masih mendalami kegunaan senjata di sekolah tersebut, untuk kebutuhan pembelajaran atau lainnya.
Kemudian, pihaknya akan memenuhi panggilan yayasan untuk mengecek dugaan bunker yang berada di dalam sekolah tersebut.
Dia menyebutkan kepolisian sudah berkomunikasi dengan pihak yayasan terkait penemuan bunker itu.
"Kalau memang permintaan, pasti akan kami laksanakan nanti pihak yang menangani perkara," ujar Joko.
Senada, pengurus yayasan sekolah swasta tersebut juga menegaskan tidak ada kegiatan ekskul menembak.








































