Please, Jangan Memfitnah Eks Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Dekat dengan Aseng

2 hours ago 17

Please, Jangan Memfitnah Eks Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Dekat dengan Aseng

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menilai isu tentang kedekatan bos PT Quality Sukses Sejahtera (QSS) Sudianto alias Aseng sebagai tersangka korupsi izin usaha pertambangan (IUP) dengan mantan Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pipit Rismanto merupakan fitnah yang keji.

Menurut Sugeng, isu tersebut tidak hanya merugikan Irjen Pipit secara pribadi, tetapi juga dapat berdampak pada citra institusi Polri.

"Ditangkapnya Aseng kemudian dari mulutnya keluar isu mengenai kedekatannya dengan mantan Kapolda Kalbar Irjen Pipit. Padahal itu baru isu, tetapi ditanggapi oleh kejaksaan," kata Sugeng dalam bertajuk 'Polri Pasca UU Baru' yang digelar secara daring, Jumat (19/6).

Sugeng menduga ada pihak-pihak tertentu yang berupaya membenturkan institusi kepolisian dengan kejaksaan melalui isu tersebut. Dia menegaskan penegakan hukum harus dilakukan secara objektif tanpa dipengaruhi kepentingan kelompok maupun individu.

"Penegakan hukum harus berjalan objektif tanpa terpengaruh kepentingan kelompok atau individu. Yang dibutuhkan masyarakat ialah kepastian hukum," ujarnya.

Menurut Sugeng, jika polemik tersebut terus berlanjut, masyarakat bisa menilai adanya hubungan yang tidak sehat antara kepolisian dan kejaksaan.

"Ini sebetulnya tidak sehat bagi masyarakat. Seharusnya ada penegakan hukum yang benar," tuturnya.

Oleh karena itu Sugeng meminta kepolisian dan kejaksaan duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara profesional dan proporsional.

Menurut IPW, isu mengarah fitnah tentang kedekatan tersangka korupsi IPU di Kalbar, Aseng, dengan Irjen Pipit bisa berdampak pada citra institusi Polri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |