jateng.jpnn.com, SOLO - Hasrat Persis Solo untuk mencatat kemenangan perdana di kandang akhirnya terwujud. Tampil di hadapan publik sendiri pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26, Laskar Sambernyawa menang tipis 2-1 atas Persik Kediri di Stadion Manahan, Minggu (1/3) malam.
Persis langsung tampil agresif sejak awal laga. Keunggulan tuan rumah lahir pada menit ke-23 lewat sontekan Bruno Gomes, yang memanfaatkan celah di lini pertahanan Persik. Stadion Manahan pun bergemuruh.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Persik Kediri mampu menyamakan skor pada menit ke-33 melalui Jose Enrique Rodriguez, membuat skor imbang 1-1 hingga turun minum.
Drama justru memuncak di babak kedua. Persis sempat goyah pada menit ke-83 setelah Althaf Indie diganjar kartu merah karena dinilai sengaja menghalau bola dengan tangan di dalam kotak penalti. Situasi krusial itu membuka peluang emas bagi Persik.
Namun, penalti yang dieksekusi Ezra Walian pada menit ke-85 berhasil ditepis gemilang oleh M Riyandi. Penyelamatan tersebut menjadi titik balik mental tuan rumah.
Hanya berselang satu menit, Stadion Manahan kembali meledak. Tendangan Roman Paparyga sukses menjebol gawang Persik dan memastikan kemenangan Persis dengan skor 2-1 yang bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Persis. Pasalnya, setelah 11 laga kandang sebelumnya tanpa kemenangan, tiga poin akhirnya berhasil diamankan. Tambahan poin tersebut membuat Persis kini mengoleksi 16 poin, menyamai Semen Padang FC, sekaligus naik ke peringkat 17 dan menggeser Kabau Sirah ke posisi juru kunci.
Seusai laga, pelatih kepala Persis Milomir Seslija mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Menurut pelatih yang akrab disapa Milo itu, para pemain menunjukkan tekad dan karakter kuat untuk menang.









































