Perkuat Ekosistem Kota, Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System

1 week ago 66

Perkuat Ekosistem Kota, Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo saat Urban Talks BUMD dalam rangkaian Jakarta Future Festival 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (5/6). Foto: Dok. Bank Jakarta

jpnn.com, JAKARTA - Bank Jakarta terus membuktikan komitmen untuk menjadi Financial Operating System yang menghubungkan berbagai elemen pembangunan kota guna mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, dalam kegiatan Urban Talks BUMD: Katalisator Kota, Akselerator Pembangunan yang merupakan rangkaian Jakarta Future Festival 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Dia mengatakan, tantangan utama Jakarta saat ini bukan lagi soal ketersediaan infrastruktur fisik maupun teknologi, melainkan bagaimana membangun keterhubungan yang lebih kuat di antara seluruh pemangku kepentingan kota.

“Jakarta tidak kekurangan gedung, jalan, maupun teknologi. Yang masih perlu diperkuat adalah keterhubungan antara warga dengan layanan, UMKM dengan pasar, investor dengan peluang, serta pemerintah dengan masyarakat,” ungkap Agus.

Menurutnya, berbagai BUMD telah memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan perkotaan. MRT Jakarta, misalnya, berfungsi sebagai Mobility Operating System yang menghubungkan mobilitas warga, sementara Transjakarta menjadi platform transportasi publik dan PAM Jaya mengelola layanan air bersih. Dalam ekosistem tersebut, Bank Jakarta ingin mengambil peran sebagai penghubung sektor keuangan kota.

“Bank Jakarta ingin menjadi Financial Operating System bagi Jakarta, yang menghubungkan berbagai peluang dan kebutuhan masyarakat dalam satu ekosistem keuangan yang terintegrasi,” jelasnya.

Demi mewujudkan visi tersebut, Bank Jakarta menyiapkan empat strategi utama. Pertama, memperluas inklusi keuangan agar seluruh warga Jakarta dapat mengakses layanan keuangan formal secara mudah, aman, dan berbasis digital.

Agus mengakui masih terdapat sebagian masyarakat yang belum terhubung dengan sistem keuangan formal sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih luas dan inklusif.

Bank Jakarta terus membuktikan komitmen untuk menjadi Financial Operating System yang menghubungkan berbagai elemen pembangunan kota guna mendukung...

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |