Perihal Anggaran untuk Perumahan

23 hours ago 21

Oleh: Salamuddin Daeng - Aktivis 98 Resolusion Network

Perihal Anggaran untuk Perumahan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Aktivis 98 Resolusion Network Salamuddin Daeng. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo telah membuktikan janjinya untuk membangun perumahan rakyat secara besar-besaran melalui program tiga juta rumah.

Apa buktinya? Presiden bersama DPR tahun 2026 telah menaikkan kuota rumah subsidi mencapai 45,45 persen dan menaikkan anggaran renovasi rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Warga miskin hingga 800 persen.

Sebanyak 350 ribu rumah subsidi akan dibangun Presiden Prabowo pada tahun 2026 ini. Program ini dijalankan melalui Fasilitas Liquiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang disalurkan melalui Badan Penyelengara Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

BP Tapera sendiri berada di bawah koordinasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP).

Tahun 2025 pembiayaan melalui FLPP adalah sebesar 220 ribu rumah. Perlu ada penekanan dalam pengawasan terkait kualitas dan hak konsumen rumah subsidi agar makin baik dan konsumen terlindungi maksimal.

Selanjutnya sebanyak 400 ribu rumah warga miskin akan direnovasi pada tahun ini. Program ini dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program ini langsung dilaksanakan oleh Kementerian PKP melalui Dirjen, Balai dan satuan kerja (satker) kementerian PKP.

Program renovasi rumah atau disebut Program BSPS mengalami kenaikan yang sangat fantastis di tahun 2026 yakni sebanyak 400 ribu rumah, naik sangat besar dibanding tahun 2025 lalu.

Presiden Prabowo telah membuktikan janjinya untuk membangun perumahan rakyat secara besar-besaran melalui program tiga juta rumah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |