jateng.jpnn.com, SOLO - Persis Solo menunjukkan keseriusannya bangkit dari papan bawah klasemen dengan mendatangkan gelandang serang asal Brasil, Dimitri Lima, pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Pemain berusia 25 tahun itu diproyeksikan menjadi motor kreativitas baru di lini tengah Laskar Sambernyawa untuk menghadapi paruh kedua musim yang krusial.
Dimitri datang dengan misi membantu Persis keluar dari zona degradasi. Meski menyadari tantangan yang menanti tidak ringan, eks pemain Hwaseong FC tersebut menegaskan siap memberikan kemampuan terbaiknya.
“Tujuan saya adalah mengerahkan kemampuan sebaik mungkin untuk klub ini. Saya akan mengikuti taktik pelatih dan membantu rekan satu tim saya di lapangan semaksimal mungkin. Saya berharap kedatangan saya bisa mengeluarkan klub ini dari zona yang kurang baik,” ujar Dimitri, Selasa (3/2).
Pemain berkebangsaan Brasil itu juga mengaku bangga bisa menjadi bagian dari klub dengan sejarah besar di sepak bola Indonesia. Dia menilai Persis memiliki fondasi kuat untuk bangkit, asalkan seluruh elemen tim tetap solid.
“Saya merasa sangat bahagia. Ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk memberikan kemampuan yang saya miliki untuk klub dengan perjalanan sejarah sepak bola besar di Indonesia. Saya akan melakukan yang terbaik agar klasemen klub ini menjadi lebih baik,” lanjutnya.
Dimitri turut mengajak rekan-rekan setimnya untuk tidak menyerah dengan situasi yang ada. Menurutnya, kompetisi masih panjang dan peluang memperbaiki posisi tetap terbuka lebar.
"Kami tahu posisi klub saat ini sedang sulit. Namun, perjuangan belum berakhir dan saya berharap para pemain terus bekerja keras untuk mengubah situasi ini. Kekompakan saat ini yang harus kita jaga untuk mencapai tujuan klub ini,” tegasnya.















.jpeg)

























