jpnn.com, DENPASAR - Dua perusahaan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) di bawah pengawasan Bea Cukai Denpasar berhasil mencatatkan ekspor perdana ke pasar internasional pada akhir triwulan I 2026.
Keberhasilan itu menjadi langkah awal yang penting dalam memperluas jangkauan produk lokal ke mancanegara.
PT Inspirasi Karya Sejahtera menjadi perusahaan pertama yang melaksanakan ekspor dengan mengirimkan sebanyak 300 botol wine ke Timor Leste pada 27 Maret 2026.
Selang tiga hari kemudian, PT Lovina Industri Sukses menyusul dengan mengekspor 4.320 botol whisky ke Singapura pada 30 Maret 2026.
Kedua kegiatan ini menunjukkan kesiapan industri MMEA dalam negeri untuk bersaing di pasar global.
Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar, I Made Aryana menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor tersebut tidak lepas dari sinergi yang baik antara pihak Bea Cukai dan pelaku usaha.
Dia menegaskan bahwa Bea Cukai tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada pelaku usaha.
“Bea Cukai tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan pendampingan, kemudahan prosedur, serta asistensi teknis kepada pelaku usaha di bidang cukai agar mampu menembus pasar ekspor,” ujar Made Aryana.









































