jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengumumkan akan melakukan merger tiga anak usaha, yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS).
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono mengatakan proses merger ketiga anak usaha menyampaikan proses merger ketiga anak usaha Pertamina masih berlangsung, dan kini seluruh syarat pendahuluan (condition precedent)-nya sudah siap.
Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman meminta Danantara untuk berhati-hati dalam memilih pucuk pimpinan anak perusahaan Holding PT Pertamina.
“Danantara harus hati-hati dalam menetapkan pucuk pimpinan sebagai Dirut Merger Downstream, lantaran kapitalisasi 3 subholding cukup besar" ucap Yusri, Selasa (3/2).
Dia juga meminta Danantara untuk mengecek rekam jejak calon pimpinan holding.
Jangan sampai ada jejaknya terlibat dalam kasus korupsi tata kelola minyak Pertamina yang merugikan negara Rp 397 triliun.
Sebelumnya, Pertamina memiliki enam subholding yang terdiri atas Subholding Upstream (hulu), Refining & Petrochemical (kilang dan petrokimia), Commercial and Trading (pemasaran, distribusi, perdagangan), Gas, Integrated Marine Logistics (pengapalan, logistik, dan layanan maritim), serta Power & New Renewable Energy (PNRE/energi terbarukan).
Adapun merger Pertamina masih berlangsung, dan kini seluruh syarat pendahuluan (condition precedent)-nya sudah siap.



















.jpeg)
























