jpnn.com, MAKASSAR - Pemuda berinisial MFS (19), warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tewas dikeroyok.
Pengeroyokan terjadi ketika korban menemui pacarnya pada malam pergantian Tahun Baru 2026 di Jalan Kerung-Kerung, Makassar.
"Benar, ada kasus pengeroyokan. Dikeroyok sejumlah orang anak muda. Sedang pengembangan," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin kepada wartawan, Jumat.
Dia mengatakan masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pengeroyokan.
Pihak keluarga menceritakan, kejadian malam itu korban sedang berada di jalanan menemani pacarnya berjualan kuliner. Namun, saat pesta kembang api, petasan mengarah ke dirinya lalu meletus.
Merasa terganggu, korban mendatangi orang yang meletuskan petasan tersebut, tetapi, nahas beberapa pemuda malah langsung mengeroyok korban hingga terjadi keributan.
Korban dipukuli para pelaku yang sebagian di antaranya membawa senjata tajam jenis pisau.
Korban sempat ditikam pelaku dan mengenai bagian pinggangnya.















































