jabar.jpnn.com, SUKABUMI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi membantu penyediaan lahan untuk pembangunan hunian tetap bagi warga yang terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Pangantrongan, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah.
Pembangunan hunian tetap tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam upaya pemulihan pascabencana, sekaligus untuk memastikan hak masyarakat atas tempat tinggal yang aman dan layak.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi menyampaikan pernyataan Bupati Sukabumi, Asep Japar, yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam proses pemulihan tersebut.
“Peletakan batu pertama ini menandai semangat baru untuk bangkit dan menatap masa depan dengan optimistis. Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus bersinergi dengan lembaga kemanusiaan, pihak swasta, dan masyarakat guna memperkuat penanggulangan bencana serta pemulihan sosial dan ekonomi,” kata Asep Japar, Jumat (2/1).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berbagi peran untuk membangun Sukabumi yang lebih kuat dan berdaya,” ujarnya.
Sebanyak 16 unit hunian tetap akan dibangun melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Cabang Palabuhanratu.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap pembangunan hunian tetap tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memastikan masyarakat kembali memiliki tempat tinggal yang aman, layak, dan berkelanjutan pascabencana.












































