jpnn.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil Lahadalia mengaku telah menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa ada ribuan desa yang belum teraliri listrik.
Hal itu disampaikan Bahlil saat blusukan ke desa-desa di tanah air yang belum teraliri listrik.
Bahlil meninjau langsung pelaksanaan program listrik desa (Lisdes) dan bantuan pasang baru listrik (BPBL) gratis di Dusun Krembeng, Desa Hardimulyo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (19/6).
Menurut Bahlil, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses listrik hingga ke wilayah pelosok yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik negara.
"Ide program pemerataan ini muncul ketika saya berdiskusi dengan Bapak Presiden. Negara harus hadir untuk melayani seluruh rakyat," kata Bahlil.
Pemerintah mencatat terdapat sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum mendapatkan akses listrik.
Dia menyebut fakta itu menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat.
“Untuk mengatasi persoalan tersebut, program Lisdes terus diperluas agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik, untuk rumah tangga, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi,” jelas Bahlil.








































