Nilai Tukar Rupiah Makin Mengkhawatirkan

1 hour ago 14

Nilai Tukar Rupiah Makin Mengkhawatirkan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Jumat (10/4) melemah 14 poin atau 0,08 persen. Foto/Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Jumat (10/4) melemah 14 poin atau 0,08 persen.

Kurs rupiah kini berada di angka Rp 17.104 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.090 per USD.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi sikap wait and see pasar jelang rilis data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS.

“Meskipun sempat terapresiasi ke level Rp17.083 pada awal sesi, tekanan eksternal masih mendominasi, terutama akibat penguatan dolar AS menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat,” kata Amru di Jakarta, Jumat.

Data CPI AS diperkirakan meningkat, sehingga memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat dan menopang penguatan dolar AS.

Di samping itu, lanjutnya, ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta potensi gangguan distribusi energi global turut meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven, yang turut memberikan tekanan pada rupiah.

Melihat sentimen domestik, intervensi Bank Indonesia (BI) disebut menjadi penopang utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah tekanan global.

Amru mengatakan, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti menegaskan stabilisasi rupiah menjadi prioritas, dengan langkah intervensi di pasar spot dan non-deliverable forward (NDF), serta kesiapan membeli obligasi pemerintah di pasar sekunder.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Jumat (10/4) melemah 14 poin atau 0,08 persen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |