Muhdi Serukan Duka Mendalam atas Wafatnya Imam Besar Iran Ali Khamenei

6 hours ago 14

Rabu, 04 Maret 2026 – 17:02 WIB

Muhdi Serukan Duka Mendalam atas Wafatnya Imam Besar Iran Ali Khamenei - JPNN.com Jateng

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Muhdi. FOTO: Humas UPGRIS.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Muhdi mengajak masyarakat menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah pimpinan lainnya.

“Saya mengajak kita semua untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya pimpinan tertinggi Iran, saudara Muslim Ayatollah Ali Khamenei dan para pimpinan lainnya,” ujarnya saat membuka Peringatan Nuzululquran di Universitas PGRI Semarang, Rabu (4/3).

Ketua PGRI Jawa Tengah itu mendoakan agar almarhum dan para pemimpin yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahuwataala serta diterima segala amal ibadahnya.

“Mudah-mudahan Ayatollah Ali Khamenei dan pimpinan yang lain meninggal dunia syahid dan diterima oleh Allah Subhanahuwataala dengan surga jaminannya,” kata eks Rektor Universitas PGRI Semarang itu.

Seperti diketahui, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang usianya mendekati 87 tahun tewas akibat serangan udara secara brutal oleh gabungan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2).

Imam Syiah bernama Ali Hosseini Khamenei itu telah menjadi salah satu figur penting dalam lanskap politik Iran sejak kejatuhan Syah Mohammad Reza Pahlavi pada 1979.

Sebagai pemimpin Iran, Imam Khamenei tidak terlepas dari kontroversi. Banyak yang memujanya, tetapi tak sedikit pula yang membenci, bahkan menghujatnya.

Pemerintah Iran menyebut Ali Khamenei telah syahid dan menangisi kepergiannya. Walakin, banyak pula yang merayakan kematiannya.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei wafat, Muhdi menyerukan duka mendalam.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |